| CALON KEPALA DAERAH "ABG" |
|
|
|
| Written by tubiyono |
| Monday, 27 September 2010 02:38 |
|
Calon Kepala Daerah “ABG”
Yang dimaksud dengan “akademisi” adalah calon pemimpin di masa depan, termasuk kepala daerah, sebaiknya dijabat oleh orang-orang yang berkualifikasi akademis. Hal ini diperlukan karena seorang pemimpin harus mampu mengamati, menganalisis, dan menyimpulkan secara objektif atas kondisi daerah/wilayah kerjanya. Pola pikir yang sudah teruji secara akademik ini perlu diimplementasikan di dalam kehidupan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya. Sedangkan “bisnis” atau “entrepreneur”, adalah salah satu hal yang sangat penting untuk dimiliki calon pemimpin bangsa ini karena dengan jiwa dan pola pikir yang demikian akan dapat membantu akselerasi sumber daya manusia di daerahnya.Sebab, seorang pemimpin diperlukan inovasi, kreatrivitas, dan keberanian mengambil risiko dengan kalkulasi yang cerdas. Selanjutnya, “government” dalam konteks ini dipahami sebagai “birokrasi”, artinya seorang calon pemimpin kepala daerah/pusat lebih afdhol jika memiliki kualifikasi yang paham tentang administrasi pemerintahan/birokrasi sehingga tidak akan terjadi kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi.
|
| Last Updated on Monday, 27 September 2010 08:24 |




I Gede Winasa, alumni Unair sebagai Bupati Kepala Daerah Jembrana, Provinsi Bali menyampaikan pandangannya tetang calon kepala daerah masa depan supaya Negara Indonesia tercinta ini cepat maju diperlukan prasyarat dengan kualifikasi “ABG”. Apakah “ABG” yang dimaksud? “ABG” dalam hal ini bukan “anak baru gedhe”. Akan tetapi, “ABG” yang dimaksud adalah kepanjangan dari “Akademisi, Bisnis, Government”. Gagasan tersebut dikemukakan di Hotel Jimbarwana, 1 September 2010, di sela-sela kesibukan dalam pembukaan penyelenggaraan Parade Budaya Nusantara di Kabupaten Jembrana.












