| Ekspedisi Ke Gn Kilimanjaro |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Tuesday, 09 March 2010 07:18 |
|
Tepat peringatan hari sumpah pemuda tanggal 28 oktober 2009 mahasiswa pecinta alam wamala unair, menggelar upacara pelepasaan team ekspedisi Kilimanjaro digedung rektorat kampus C Universitas Airlangga Surabaya. Dalam pelepasan team ekspedisi ini selaku wakil rektor 1 Prof Dr Moch Zainuddin, APT menyerahkan bendera merah putih dan bendera wanala sebagai simbolik kepada putra terbaik yang akan menempuh puncak kilimanjaro yakni Ismail Basalamah dan Awang Pradana Paksi dari Fakultas Ilmu Budaya serta Dicky Arimiantoro dari Fakultas Ekonomi Unair. Rencananya dalam ekspedisi ini tim Ekspedisi Kilimanjaro Airlangga menargetkan untuk dapat mencapai puncak tertinggi di gunung kilimanjaro tepat 10 November yang nantinya akan diadakan upacara peringatan hari pahlawan di puncak kilimanjaro (5984 mdpl) . ”rencana pencapaian kilimanjaro merupakan rencana yang cukup lama, tidah hanya sekedar pencapaian target saja tetapi juga mencapai nilai kepuasaan.” ujar Gitadi tegas pembina kemahasiswaan saat wawancara dengan sejumlah pers. Tim ekspedisi nantinya akan melewati jalur yang lebih tinggi dan paling panjang di antara rute yang lain di gunung kilimanjaro, yang mencapai 70 km di antara jalur lain. Untuk itu persiapan tim menuju Gunung Kilimanjaro telah melakukan tahap persiapan yang matang selama 9 bulan, segi persiapan dimulai dalam latihan simulasi di beberapa gunung yang dijadikan latihan simulasi diantaranya Gunung Raung, Gunung Arjuno-Welirang, Gunung kembar I-II, Gunung Argopuro, Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru dan pelatihan fisik yang rutin dilakukan untuk survival mencegah hal yang tidak diinginkan, serta bentuk pelatihan bahasa inggris, fotografi dan materi-materi yang diberikan oleh Wanadri yang merupakan organisasi pendaki yang telah memberikan acuan dan pengarahan. Saat pendakian dilakukan tim akan terpecah menjadi 2 konsentrasi saat operasional yaitu Tim Kilimajaro dan Tim Indonesia, Tim Indonesia akan memonitoring perkembangan perjalanan Tim Kilimanjaro dan menginformasikan kepada keluarga tim pendaki kilimanjaro, rektorat Unair dan media massa. Dalam pencapaian target tim akan melewati jalur Lemosho yang terkenal dengan jalur yang panjang dan untuk menuju rute lemosho tersebut selama berada di negara kenya dan tanzania, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) akan memberikan fasilitas semua kebutuhan akomodasi dan trasportasi selama perjalanan dengan kendaraan transportasi tim, dimana empat hari akan dihabiskan dalam kendaraan transportasi, sedangkan delapan harinya akan dihabiskan dalam trek pendakian. Sesuai dengan visi misi universitas airlangga untuk mencapai university excellent pembelajaran hard skill dan soft skill sangat perlu, sebagaimana visi misi yang ingin mencapai sebuah keunggulan tak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam bidang kemahasiswaan dengan kegiatan-kegiatan ukm, mencapai kemandirian dan juga mencapai airlangga university morality. Universitas airlangga sangat bangga akan bentuk kemahasiswaan yang dapat membawa nama baik univeritasnya di dunia internasional maupun nasional. Namun tak hanya Universitas airlangga saja yang bangga akan hal ini seluruh kolega dan sahabat serta orang tua pun turut bangga dan memberikan dukungan penuh kepada anaknya. Salah satunya Ibu Hasan orang tua dari Ismail Basalamah yang mendukung kesenangan anaknya walaupun tetap ada rasa was-was, ”Saya mendoakan Ismail walaupun tetap kuatir, dan saya tetap mengingatkan Ismail jangan lupa sholat” jelas bu Hasan . Dengan dukungan dari semua pihak merupakan motivasi berharga dalam mencapai kesuksesan yang dapat tergambar dalam mencapai puncak Kilimanjaro, sehingga impian dan sebuah cita-cita dapat terwujud serta membawa nama baik negara indonesia di mata dunia. |
















