| Pembangunan Sektor Pendidikan dan Infrastruktur Rendah |
|
|
|
| Written by tubiyono |
| Tuesday, 24 May 2011 09:51 |
|
Kepala BKPM, Gita Wiryawan, memberikan kuliah umum dihadapan 600 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya, Selasa, 24 Mei 2011. Pada kesempatan itu, Kepala BKPM menyoroti rendahnya pembangunan di bidang pendidikan dan infrastruktur bila dibandingkan dengan Negara sepedrti Tiongkok dan India. Sebagai ilustrasi mahasiswa Indonesia yang berasal dari Indonesia yang belajar di Amerika sekitar 7.000 orang sedangkan mahasiswa dari Tiongkok ada 100.000 orang, dari India ada 100.000 orang. Jadi, Indonesia kalah jauh dari dua negara tersebut.Dilihat dari segi produksi di bidang akademik pada tingkat S3, program doktor, Indonesia juga kalah jauh, di Indonesia bisa memproduksi doktor dalam setahun 14.000 orang, sedangkan di Tiongkok dan India masing-masing 500.000 orang. Dari pembangunan infrastruktur juga kalah bersaing dengan negara-negara lain. Untuk itulah pentingnya peningkatan pembangunan sumber daya manuisa melalui pendidikan. Hal ini sangat membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah dan warga masyarakat untuk meningkatkan kompetensi di segala bidang. Semoga refleksi ini dapat dijadikan cambuk untuk bangkit menjadi lokomotif peningkatan kesejahteraan untuk semua rakyat Indonesia. (t) |
















